Analisis Harian Kasus Dana Syariah Indonesia (DSI) — Kamis, 18 Juni 2026
Rangkuman harian perkembangan kasus PT Dana Syariah Indonesia (DSI) per 18 Juni 2026 — 5 tersangka, pelimpahan berkas ke JPU, aset tersita Rp 320 M vs kerugian Rp 2,4 T, dan proses restitusi 5.832 korban.

Kasus PT Dana Syariah Indonesia (DSI) memasuki fase intensif: berkas mulai dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU), muncul tersangka baru dari kalangan eks pejabat OJK, dan proses restitusi untuk ribuan korban berjalan. Berikut rangkuman perkembangan per 18 Juni 2026 (Kamis).
🔴 Daftar Tersangka
Total 5 tersangka perorangan + Korporasi (PT DSI) dalam proses pemberkasan.
| Inisial | Peran | Status | Berkas |
|---|---|---|---|
| TA | Dirut PT DSI | Tersangka, P21 ke JPU | I |
| MY | Eks Direktur PT DSI | Tersangka, P21 ke JPU | I |
| ARL | Komisaris PT DSI | Tersangka, P21 ke JPU | I |
| AS | Eks Direktur (2018–2024), Pendiri PT DSI | Tersangka, pengecekan aset | II |
| FH (Fithri Hadi) | Founder & Advisor; Eks Direktur OJK & BEI | Tersangka baru, dicegah ke luar negeri 8–27 Juni | III |
🔗 Koneksi Bisnis
- Dude Herlino & Alyssa Soebandono — Brand ambassador PT DSI (2022–2025). Sudah diperiksa sebagai saksi di Bareskrim pada 2 April 2026, dan menegaskan tidak ada keterkaitan dengan manajemen internal perusahaan.
- Fithri Hadi (FH) — Mantan Direktur Operasional & Sarana Sistem Informasi OJK (2014–2017) → Direktur Grup Inovasi Keuangan Digital OJK (2017–2018) → pejabat BEI. Menjabat sebagai founder & advisor PT DSI. Penetapannya sebagai tersangka adalah hasil pengembangan penyidikan terhadap TA, ARL, MY, dan AS.
🎯 Potensi Tersangka & Berkas Baru
- Korporasi (PT DSI) — Penyidik tengah mengoptimalkan penelusuran aset di beberapa lokasi untuk pemberkasan Berkas IV atas subjek hukum korporasi.
- Aset tersangka AS (Berkas II) — Penyidik sedang mengecek dan akan menyita aset AS, direncanakan dikirim ke JPU pada minggu ketiga Juni 2026.
📰 Berita Terkini
1. Berkas I (P21) Dilimpahkan ke Kejari Depok
Berkas Perkara I untuk 3 tersangka (TA, MY, ARL) telah dilimpahkan ke JPU pada 9 Juni 2026 di Kejaksaan Negeri Depok.
2. Aset Tersita Rp 320 Miliar vs Kerugian Rp 2,4 Triliun
Bareskrim mengungkap aset yang disita meliputi:
- 11 objek tidak bergerak — Rp 143 M
- 642 sertifikat tanah borrower — Rp 153 M
- 13 deposito — Rp 18 M
- Saldo rekening — Rp 7 M
- 4 kendaraan
Masih ada Rp 130 M dalam proses verifikasi.
3. Restitusi Berjalan
OJK bersama LPSK memproses restitusi. Sebanyak 5.832 korban telah mendaftar (deadline diperpanjang hingga 15 Mei 2026). Koordinasi lintas lembaga terus dilakukan untuk pemulihan kerugian.
4. Pencegahan FH ke Luar Negeri
Imigrasi menahan Fithri Hadi dari bepergian ke luar negeri selama 20 hari (8–27 Juni 2026). Pemeriksaan tersangka FH dijadwalkan 17 Juni 2026.
5. Sentimen Publik
Warganet di media sosial masih menyayangkan kesenjangan besar antara kerugian Rp 2,4 T dan aset tersita Rp 320 M — recovery rate baru sekitar ~13%.
📌 Ringkasan
Kasus DSI memasuki fase intensif dengan pelimpahan berkas ke JPU, penetapan tersangka baru (FH), dan proses restitusi yang mulai berjalan. Gap antara kerugian korban dan aset tersita masih menjadi isu utama yang memicu kekecewaan publik.
Referensi
- Kompas — 3 Tersangka DSI Segera Disidang: nasional.kompas.com
- Kompas — Profil Fithri Hadi Tersangka: nasional.kompas.com
- CNN Indonesia — Dude Herlino Diperiksa: cnnindonesia.com
- Kompas — Bareskrim Tahan Eks Direktur AS: nasional.kompas.com
- Tempo — Polisi Tetapkan Eks Pejabat OJK FH: tempo.co
- Aset & restitusi:
- Tersangka FH (Fithri Hadi):
- Dude Herlino & koneksi:
- Lainnya:
Semoga rangkuman ini bermanfaat. Sampai jumpa di analisis berikutnya~